Sabtu, 20 Oktober 2012

Demokrasi pancasila dalam berbagai bidang


Demokrasi Pancasila dalam Beberapa Bidang
  • Bidang ekonomi
Demokrasi Pancasila menuntut rakyat menjadi subjek dalam pembangunan ekonomi pemerintah memberikan peluang bagi terwujudnya hak-hak ekonomi rakyat dengan menjamin tegaknya prinsip keadilan sosial sehingga segala bentuk hegemoni kekayaan alam atau sumber-sumber ekonomi harus ditolak agar semua rakyat memiliki kesempatan yang sama dalam penggunaan kekayaan negara dalam implikasi pernah diwujudkan dalam program ekonomi banteng tahun 1950, sumitro plan tahun 1951,rencana lima  tahun 1955 s.d. tahun 1960, rencna delapan tahun dan terakhir dalam repelita. kesemuanya malah menyuburkan korupsi dan merusaknya sarana produksi. Hal ini ditujukan untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur sesuai dengan pasal 33 UUD 1945 dan sila ke-5 pancasila. Maka secara kongkrit, rakyat berperan melalui wakil-wakil rakyat di  parlemen dalam menentukan kebijakan ekonomi.
  • Bidang kebudayaan nasional
Demokrasi Pancasila menjamin adanya fasilitasi dari pihak pemerintah agar keunikan dan kemajemukan budayaIndonesia dapat tetap dipertahankan dan ditumbuhkembangkan sehingga kekayaan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat terpelihara dengan baik. Terdapat penolakan terhadap uniformitas budaya dan pemerintah menciptakan peluang bagi berkembangnya budaya lokal sehingga identitas suatu komunitas mendapat pengakuan dan penghargaan.
2. Perbedaan dmokrasi pancasila dengan negara lain
Indonesia adalah Negara yang menjunjung tinggi nilai – nilai demokrasi. Membuka kesempatan bagi setiap warga negaranya menyampaikan segala pendapatnya kepada pemerintah selama pendapatnya tidak menyalahi peraturan yang ada. Indonesia mengadopsi sistem demokrasi dari Negara – Negara barat untuk di terapkan di Indonesia. Hal ini sangat berpengaruh sekali pada kehidupan masyarakat Indonesia.
Perbedaan Demokrasi Indonesia dengan Negara – Negara barat pun terlihat mencolok sekali. Dan ini pula yang mempengaruhi pola pemikiran masyarakat di Negara tersebut.Makin tinggi demokrasi yang dijalankan semakin tinggi pula pols pemikiran.
Di Indonesia menganut demokrasi pancasila  yaitu demokrasi yang berpedoman pada nilai pancasila, dari keTuhanan sampai keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Jadi demokrasi di Indonesia bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan, keadilan, keamanan dll untuk masyarakat. Sedangkan di Negara – Negara barat Menganut Demokrasi Liberal  yaitu demokrasi yang memberikan kebebasan yang seluas – luasnya tetapi selama tidak merugikan dan mengambil hak orang lain.
Dilihat dari sistem demokrasi seharusnya Indonesia bisa menjadi Negara yang dapat menjamin kesejahteraan, keadilan bagi rakyatnya dibandingkan dengan Negara – Negara barat. Tetapi kenapa Indonesia belum bisa.Karena kurangnya pendidikan moral yang seharusnya diberikan kepada para wakil rakyat . Agar mereka tidak bertindak sewenang – wenang dan mementingkan kepentingan pribadi atau pun golongan.
Perbedaan Demokrasi Pancasila Demokrasi pancasila Demokrasi liberal Demokrasi komunis merupakan ciri khas barat,indonesia Negara komunis berfalsafah pancasila berfalsafah liberalis berfalsafah komunis Negara kekeluargaan dan gotong individualistis diimbangi dengan lebih menonjolkan HAM, mengabaikan HAM kewajiban manusia memberikan jaminan mengutamakan kebebasan tidak ada kebebasan bertanggung jawab.
Demokrasi liberal didasari dan dijiwai oleh pandangan liberalisme, yaitu paham yang menekankan pada kebebasan individu yang amat luas dan longgar dengan mengabaikan kepentingan umum.titik berat perhatian dalam demokrasi ini adalah persamaan dalam bidangpolitik, sedangkan kesenjangan dalam bidang ekonomi kurang diperhatikan. Demokrasi liberal sering disebut demokrasi barat karena demokrasi ini pada umumnya dipraktikan oleh Negara barat, antara lain amerika serikat, inggris serta eropa barat.Demokrasi liberal oleh kaum komunis disebut demokrasi kapitalis karena dalam pelaksanaan demokrasi tersebut kaum kapitalis selalu memperoleh kemenangan yang disebabakan oleh pengaruh uang untuk menguasai masyarakat. Demokrasi barat lebih bersifat sekuler, terlalu menonjolkan kebenaran/ kebajikan nasional atau duniawi saja, menonjolkan pelaksanaan hak-hak asasi manusia secara berlebihan, terlalu mengutamakan hak oposisi dan mayoritas,mengutamakan voting suara terbanyak dalam mengambil keputusan, dan lebih mengutamakan mayaoritas. Akibatnya, kehidupan di Negara-negara barat menjadi terlalu individualistis, terlalubebas, sewenang-wenang, sekuler, yang kemudian menumbuhkan feodalisme, kapitalisme,monopolisme, etatisme, pemusatan kekuasaan dan ekonomi pada perseorangan atau kelompok,serta imprealisme dalam segala bentuknya.Demokrasi komunis disebut juga demokrasi timur, yaitu demokrasi yang dijiwai oleh paham komunisme. Dalam demokrasi ini diutamakan adalah kepentingan Negara atau kepentingan umum dengan mengabaikan kepentingan individu/perseorangan. Titik berat perhatian Negara adalah persamaan dalam bidang ekonomi, sedangkan kebebasan dalam bidang politik di abaikan.Demokrasi rakyat dipraktekkan di Negara-negara yang berpaham komunis, seperti Rusia,cekoslowakia, polandia, cuba dan hongaria.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar